alumni smansa purwokerto 1993

Hukum Truk Sampah

In mendoan anget on Maret 16, 2009 at 10:06 am

Suatu hari saya naik sebuah taxi dan menuju ke Bandara. Kami melaju pada jalur yang benar ketika tiba-tiba
sebuah mobil hitam melompat keluar dari tempat parkir tepat di depan kami. Supir taxi menginjak pedal rem dalam-dalam hingga ban mobil berdecit dan berhenti hanya beberapa cm dari mobil tersebut.

Pengemudi mobil hitam tersebut mengeluarkan kepalanya dan mulai meneriaki kami. Supir taxi hanya tersenyum dan melambai pada orang orang tersebut. Saya benar-benar heran dengan sikapnya yang bersahabat. Maka saya bertanya, “Mengapa anda melakukannya? Orang itu hampir merusak mobil anda dan dapat saja mengirim kita ke rumah sakit!” Saat itulah saya belajar dari supir taxi tersebut mengenai apa yang saya kemudian ia sebut “Hukum Truk Sampah”.

Ia menjelaskan bahwa banyak orang seperti truk sampah. Mereka berjalan keliling membawa sampah, seperti frustrasi, kemarahan, kekecewaan. Seiring dengan semakin penuh kapasitasnya, semakin mereka membutuhkan tempat untuk membuangnya, dan seringkali mereka membuangnya kepada anda.
Jangan ambil hati, tersenyum saja, lambaikan tangan, maafkan mereka, lalu lanjutkan hidup.

Jangan ambil sampah mereka untuk kembali membuangnya kepada orang lain yang anda temui, di tempat kerja, di rumah atau dalam perjalanan. Intinya, orang yang sukses adalah orang yang tidak membiarkan “truk sampah” mengambil alih hari-hari mereka dengan merusak suasana hati.

Hidup itu 10% mengenai apa yang kau buat dengannya dan 90% tentang bagaimana kamu menghadapinya.
Hidup bukan mengenai menunggu badai berlalu, tapi tentang bagaimana belajar menari dalam hujan.

Corporate Lessons – Short Funny Stories with Good Morals

In mendoan anget on Februari 2, 2009 at 11:06 am

Corporate Lesson 1 -

A man is getting into the shower just as his wife is finishing up her shower when the doorbell rings. The wife quickly wraps herself in a towel and runs downstairs. When she opens the door, there stands Bob,the next door neighbor. Before she says a word, Bob says, “I’ll give you $800 to drop that towel.”
After thinking for a moment, the woman drops her towel and stands naked in front of Bob. After a few seconds, Bob hands her $800 dollars and leaves. The woman wraps back up in the towel and goes back upstairs. When she gets to the bathroom, her husband asks, “Who was that?”
“It was Bob the next door neighbor,” she replies.
“Great!” the husband says, “Did he say anything about the $800 he owes me?”

Moral of the story: If you share critical information pertaining to credit and risk with your shareholders in time, you may be in a position to prevent avoidable exposure.

———————–

Corporate Lesson 2 -

A priest offered a lift to a Nun. She got in and crossed her legs, forcing her gown to reveal a leg. The priest nearly had an accident. After controlling the car, he stealthily slid his hand up her leg.
The nun said, “Father, remember Psalm 129?”
The priest removed his hand. But, changing gears, he let his hand slide up her leg again.
The nun once again said, “Father, remember Psalm 129?”
The priest apologized, “Sorry sister but the flesh is weak.”

Arriving at the convent, the nun went on her way.
On his arrival at the church, the priest rushed to look up Psalm 129. It said, “Go forth and seek, further up, you will find glory.”

Moral of the story: If you are not well informed in your job, you might miss a great opportunity.

———————–

Corporate Lesson 3 -

A sales rep, an administration clerk, and their manager are walking to lunch when they find an antique oil lamp. They rub it and a Genie comes out. The Genie says, “I’ll give each of you just one wish.”
“Me first! Me first!” says the admin clerk. “I want to be in the Bahamas, driving a speedboat, without a care in the a world.” Poof! She’s gone.
“Me next! Me next!” says the sales rep. “I want to be in Hawaii, relaxing on the beach with my personal masseuse, an endless supply of Pina Coladas and the love of my life.” Poof! He’s gone.
“OK, you’re up,” the Genie says to the manager.
The manager says, “I want those two back in the office after lunch.”

Moral of the story: Always let your boss have the first say.

———————–

Corporate Lesson 4 -

A crow was sitting on a tree, doing nothing all day. A Rabbit asked him, “Can I also sit like you and do nothing all day long?”
The crow answered: “Sure, why not.” So, the rabbit sat on the ground below the crow, and rested. A fox jumped on the rabbit and ate it.

Moral of the story: To be sitting and doing nothing, you must be sitting very high up.

———————–

Corporate Lesson 5 -

Rohit woke up one fine morning with a huge hangover. He forced himself to open his eyes, and the first thing he saw is a couple of aspirins and a glass of water on the side table. He sat down and sees his clothing in front of him, all clean and pressed.

Rohit looks around the room and sees that it is in perfect order, spotless, clean. So is the rest of the house. He takes the aspirins and notices a note on the table. “Honey, breakfast is on the stove, I left early to go shopping. Love You!”

So he goes to the kitchen and sure enough there is a hot breakfast and the morning newspaper. His son is also at the table, eating. Rohit asks, “Son, what happened last night?”

His son says, “Well, you came home around 3 AM, drunk and delirious. Broke some furniture, puked in the hallway, and gave yourself a black eye when you stumbled into the door”.

Totally Confused, Rohit asks, “So, why is everything in order and so clean, and breakfast is on the table waiting for me? I should expect a big quarrel with her!”

His son replies, “Oh, that! Mom dragged you to the bedroom, and when she tried to take your clothes n shoes off, you said , “hey !!!!!!! leave me alone! I’m married!”"

Moral: Breakfast $ 100.00; Self-induced hangover $ 2000.00; Broken furniture $ 20,000.00
Saying The Right Thing While Drunk – PRICELESS!!!!!!!!!!!!!

Nikmatnya Dunia

In mendoan anget on Januari 14, 2009 at 10:20 am

Dari Noor Hidayah

Adalah seorang pemuda yang tengah berjalan- jalan ditepi hutan untuk mencari udara segar, ketika dia tengah berjalan, tiba -tiba terdengarlah bunyi auman suara harimau… Auuuummmm….!!!!! Seekor harimau yang sedang lapar dan mencari mangsa untuk mengisi perutnya dan tiba-tiba sudah berada dihadapan si pemuda.

Pemuda tadi karena takut, diapun berlari semampu dia bisa, Harimau yang sedang lapar tentunya tidak
begitu saja melepas mangsa empuk di depan matanya, harimau itupun mengejar pemuda tadi. Ditengah kepanikkannya, pemuda tadi masih sempat berdoa, agar diselamatkan dari terkaman harimau,…rupanya doanya dikabulkan, dalam pelariannya dia melihat sebuah sumur tua,..terlintas dibenaknya untuk masuk kedalam sumur itu,..karena harimau pasti tidak akan mengejarnya ikut masuk kesumur tersebut.

Beruntungnya lagi ternyata sumur tersebut ditengahnya ada tali menjulur ke bawah, jadi pemuda tadi tidak harus melompat yang mungkin saja bisa membuat kakinya patah karena dalamnya sumur tersebut. Tapi ternyata tali itu pendek dan takkan sanggup membantu dia sampai kedasar sumur, hingga akhirnya dia bergelayut ditengah-tengah sumur, ketika tengah bergelayut dia menengadahkan mukanya keatas ternyata harimau tadi masih menunggunya dibibir sumur, dan ketika dia menunduk kebawah, terdengar suara kecipak air,..setelah diamati ternyata ada 2 ekor buaya yang ganas yang berusaha menggapai badannya,.

Ya Allah bagaimana ini, diatas aku ditunggu harimau, dibawah buaya siap menerkamku, ketika dia tengah berpikir caranya keluar, tiba-tiba dari pinggir sumur yang ada lobangnya keluarlah seekor tikus putih ..ciiit…ciiit… ….ciit…yang naik meniti tali pemuda tadi dan mulai menggerogoti tali pemuda tadi,..belum hilang keterkejutannya dari lobang satunya lagi muncul seekor tikus hitam yang melakukan hal sama seperti tikus putih menggerogoti tali yang dipakai pemuda tuk bergelantungan. Waduh …jika tali ini putus, .habislah riwayatku dimakan buaya..!!! cemas dia berpikir,…jika aku naik keatas ….sudah pasti harimau menerkamku,. ..jika menunggu disini…lama-lama tali ini akan putus dan buaya dibawah siap menyongsongku… saat itulah dia mendengar dengungan rombongan lebah yang sedang mengangkut madu untuk dibawa kesarang
mereka,..dia mendongakkan wajahnya keatas..dan tiba-tiba jatuhlah setetes madu dari lebah itu langsung tertelan ke mulut pemuda tadi.

Spontan pemuda tadi berkata…Subhanallah ..Alangkah manisnya madu ini,..baru sekali ini aku merasakan madu semanis dan selezat ini…!!! Dia lupa akan ancaman buaya dan harimau tadi.

Tahukah kamu, inti dari cerita diatas…???
Pemuda tadi adalah kita semua, harimau yang mengejar adalah maut kita, ajal memang selalu mengejar kita. Jadi ingatlah akan mati.
Dua ekor buaya adalah malaikat munkar dan nakir yang menunggu kita di alam kubur kita nantinya.
Tali tempat pemuda bergelayut adalah panjang umur kita,..jika talinya panjang maka pendeklah umur kita, jika talinya pendek maka panjanglah umur kita.
Tikus putih dan tikus hitam adalah dunia kita siang dan juga malam yang senantiasa mengikis umur kita. Diibaratkan di cerita tadi tikus yang menggerogoti tali pemuda.
Madu setetes adalah nikmat dunia yang hanya sebentar. Bayangkan madu setetes tadi masuk ke mulut pemuda,…sampai dia lupa akan ancaman harimau dan buaya,..begitulah kita, ketika kita menerima nikmat sedikit, kita lupa kepada Allah. Ketika susah baru ingat kepada Allah.. Astaghfirullah

1 menit untuk mengingat Allah

Sebutlah dengan sepenuh hati dan lidah yang fasih akan:
*SUBHANA’LLAH
*ALHAMDULI’LLAH
*LA I LAHA ILLA’LLAH
*ALLAHU AKBAR
*ASTAGHFIRU’ LLAH
*LA ILAH ILLA’LLAH, MUHAMMADUN RASULU’LLAH
*ALLAHUMMA SHOLLI ALA WA SALLIM WABARIK ALA SAYYEDINA MUHAMMAD *WA AALIHI WA SAHBIHI AJMA’EEN